Cerpen | oh inikah namanya cinta part 1

Oh inikah Cinta?

Dari : Leni Wahyoe Nengsih.
...
Dunia tak pernah berhenti berputar..
Sang mentari tak pernah lelah menyinari..
Bagai sang Daun yang jatuh tertiup angin tapi tak pernah membenci angin..

Aku yang semakin tak mengerti dengan rasa ini, mencoba untuk mencari apa arti nya rasa ini..
Yang ku sebut Cintaa


...
semua berawal dari kisah Putih Abu-Abu, yang ku sebut pelangi Abu-Abu, dimana saat itu aku menemukan sosok wanita yang berbeda. Dia satu gugus denganku, namanya Arlinda.
Awalnya aku hanya kagum terhadapnya karena dia wanita yang sangat aktif.
..
Apen kusuma begitulah orang memanggilku, yap! Namaku adalah apen kusuma seorang pemuda yang selalu berusaha yang terbaik untuk siapapun.
..
Kembali kepada sosok wanita yang aku kagumi. Sebelumnya aku tidak pernah mempunyai perasaan yang aneh, namun dengan seiring berjalannya waktu aku merasa ada yang beda dengan rasaku. Entahlah rasa apa itu.
..
Entah takdir apa yang Tuhan rencanakan untukku, aku selalu disatukan dengan Arlinda satu Ekstrakulikuler bahkan satu kelas, Jurusan Akuntansi.
Oh tuhan apa yang Kau rencanakan?
..
Hari demi hari kulewati, dengan berjalannya waktu aku yang selalu menerka-nerka dengan rasaku, saat ini aku mulai paham dengan rasa ini. Mungkinkan aku jatuh cinta pada sosok wanita aktif itu, Arlinda? Entahlah.
...
Tiba saat nya ketika aku mulai Praktek Kerja Langsung (PKL) yang memang tugas dari sekolah, aku terpisah dengan arlinda, karena beda kelompok.
Awalnya aku agak cemas, entah apa yang aku cemas kan, namun aku memaksa seolah bersikap biasa saja.
.
Satu minggu, dua minggu, tiga minggu, aku terpisah denganya. Membuat hatiku merasakan rasa yang selalu ingin bertemu dengannya, mungkinkan aku rindu padanya? Oh Tuhan saat ini aku merindukanya.
.
Hingga suatu ketika aku memberanikan diriku untuk menghubunginya via telepone, hatiku berkata aku harus berterus terang dengan rasaku padanya.
.
"Halo?" ucapku via telepone.
"Iyah halo, ada apa?" arlinda mengangkat teleponeku.
"Kamu apa kabar? Udah makan?" tanyaku.
"Baik, udah kok" arlinda.
"Aku mau jujur sama kamu ini penting karena menyangkut perasaanku" ucapku.
"Iyah kenapa?" arlinda.
"Sebenernya aku suka sama kamu, aku sayang sama kamu, dan akuu.. Aku mau kamu jadi pacar aku" ucapku dengan suara agak gugup.
"Emmm, gimana ya? Sebenernya aku juga suka sih sama kamu, tapi aku gak bisa jawab sekarang, gimana?" arlinda.
"Iyah gak apa-apa kok gak dijawab sekarang juga, aku tunggu jawaban kamu" ucapku, setelah itu telepone pun terputus karena gratisan nelpon nya abis .*miris*

..
Akhirnya setelah aku berterus terang padanya aku merasa lega.
...
Namun, sungguh terlalu lama ia memberikan jawabanya, aku jenuh, aku gelisah, rasanya aku ingin segera mendengar jawabannya.
..
"Hey" ucapku.
"Iyah?" arlinda.
"Gimana jawaban kamu" tanyaku.
....
Bersambung.
...
Cerpen Request dari a Apen Kusuma.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tetapi jangan spam
EmoticonEmoticon