Cerbung aliando & prilly | remember of rain part 3

Cerbung aliando & prilly | remember of rain

Remember Rain
part 3

#min_ayay

Note: jangan lupa tinggalkan komentar sebelum dan sesudah baca😉.
.
Matahri terus saja menerobos celah jendela kamar milik beralis tebal serta bulu mata lentik. Ya, siapa lagi kalau bukan aliando, suami dari prilly.

Ali meraba tempat disebelahnya, tak ada org yg menaminya ketika tidur ternyata. Ali memang tidur misah dengan prilly, tapi kenapa lg malam ia merasakan sosok prilly sedang tidur disebelahnya? Apa mungkin ia mimpikan prilly? Tapi, sejak kapan dia memimpikan prilly?!! Ahhh kenapa semuanya seperti ini? Kenapa prilly berani menanyakan kenapa ali tak menceraikannya?!

Kenapa prilly berfikir sampai kesitu? Ali menangis untuk yang pertama kalinya. Ia pun tak tau kenapa ia menangis, apalagi mengingat kejadian malam prilly memintanya menceraikannya, hatinya begitu sesak ketika prilly melontarkan kata2 itu. Perkataan prilly semalam sukses terputar seperti kaset di otaknya.
.
'Akhhh!!!!' Erangnya sambil menjambaki rambutnya yg tebal itu. Ia pun mencari sosok prilly yg semalam ia tinggalkan di dapur sendiri.
.
"Prilly!!" Teriaknya sambil berkacak pinggang. Tak ada jawaban apapun dari dalam dapur. Ali pun membuka knop pintu secara perlahan. Dibukanya pintu itu, dan menampilkan sosok bidadari tak bersayap sedang tergeletak di lantai. Ali langsung menghampirinya. Prilly terlihat lemas bak org tidak dikasih makan setiap hari.
"Prilly? Hey! Bangun!" Ucapnya sambil menepuk pelan pipi chubby prilly. Selang beberapa menit, prilly tak kunjung bangun. Di tempelkan punggung tangannya pd kening prilly.
.
"Prill? Lo demam knp gak bilang si? Kalo lo sadarkan lo bisa ambil sendiri obatnya! Dan gue? Gak harus repot-repot gendong lo!" Ucapnya terhadap prilly yg terkulai lemas dilantai. Tanpa ali rasakan, mimik wajahnya menampakan rasa iba terhadap prilly. Akhirnya ali menggendong prilly kekamarnya.

Satu persatu ia menaiki tangga dan pelan-pelan, karena jujur saja biarpun prilly mungil tetap badannya terasa berat ketika diangkat. Ali menggendong prilly bak anak kecil sedang digendong *tau kan? ali menggendongnya dg posisi prilly dan ali saling berhadapan *awww😂jan gesrek yeh! ali membukakan pintu kamarnya, dan pintupun terbuka.

Dengan buru-buru ali menaruh prilly diatas kasur king sizenya. Hampir saja prilly jatuh, jika ia tak cepat sampai. Kaki ali terselandung karpet saat berlari kecil, untung dirinya sudah jatuh kekasur. Dan!!! Ia melirik kebawah, kini posisinya ali menindihi prilly hingga prilly mengernyit.
"Awhh!!" Ucap prilly sambil membuka matanya. Ia terkejut saat mendapati ali diatasnya.
"A-a- ali? Kam.."
"Suttt!! Kita kan udh sah prill!"
"Tap-tapii kan li?"
.
.
Ali semakin mendekatkan wajahnya pd wajah prilly.
.
"Ali!!" Ucapnya sambil menutup mulut ali. Ali tak memperdulikannya. Iya semakin mendekat...
.
mendekat
.
Dekatt
.
Lebih dekat
.
Semakin dekat
.
.
.
Dan !!!!!!!!!!!!!!!!!!
.
"Haciiim!" Prilly bersin ketika ali yg semakin dekat. Sontak kejadian itu membuat ali bangun dr tubuh prilly! Ia pun melirik prilly dg gerogi.
.
"Bilang dong kalo kamu lg flu.Terus gak sopan lagi bersin di depan muka suami."
"Hehe, maaf aku keceplosan li"
"Kamu udh mendingan kan? Yaudh sana pergi!" Titahnya tanpa melihat wajah prilly, pasti ali malu dg kejadian yg gagal barusan. Pipi prilly memerah ketika ali mendekatkan wajahnya, dan ia pun langsung pergi dari kamar ali utk menahan rasa malunya. Setelah prilly benar2 hilang dr kamarnya ali mengoceh sendiri.
.
"Apa yg gue lakuin barusan? Jadi gue kan yg malu!"
"Ahhh, gue emg bodoh!"
"Tapi gue lakuin itu supaya prilly hamil, dan gabakal minta cerai sama gue!"
"Ahhh tapi knp gue nekat sih?!"
"Seharusnya gue senend dong klo cerai dari dia?"

"Akhh!!! Pusing kepala gue!" Ocehnya sambil menggaruki kepalanya yg tak gatal.
.
.
Dari arah luar prilly mengelus dadanya.
"Selamat! Untung td gue bersin ada bagusnya juga.
Hehe" tawanya pelan sambil mengatur nafasnya. Prilly berjalan lari ke dapur untuk mengambil obat. Ia masih saja terrawa ketika melihat wajah ali yg kena semburannya alias bersin dan author pun bilang.

To Be Continue!!!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tetapi jangan spam
EmoticonEmoticon